Minggu, 11 Agustus 2013

PENDAPATAN NASIONAL



   Pendapatan nasional adalah istilah untuk menyatakan nilai barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu negara
Data pendapatan nasional suatu Negara diperlukan untuk mengetahui tingkat hidup/kemakmuran masyarakat Negara tersebut dan juga untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi tersebut dari tahun ke tahun.
Metode Perhitungan Pendapatan Nasional
  Metode Produksi
Nilai barang dan jasa yang di produksi di suatu negara dalam satu tahun dengan cara menjumlahkan value added tiap proses produksi, Nilai produk yang dihitung dengan pendekatan ini adalah nilai jasa dan barang jadi (bukan bahan mentah atau barang setengah jadi).
Formula :
Y =                                                                                                       
Keterangan :
Y : Pendapatan Nasional (GDP)
Q1:Jumlah barang ke 1
P1: Harga barang ke 1
Q2:Jumlah barang ke 2
P2: Harga barang ke 2
Qn:Jumlah barang ke n
Pn: Harga barang ke n
  Metode Penghasilan
Seluruh penghasilan yang diperoleh para pemilik faktor produksi sebagai hasil dari proses produksi barang dan jasa dalam suatu negara, dalam jangka waktu setahun.
Formula :
Y = r + i + w + p
Keterangan :
Y : Pendapatan Nasional (NI)
r :sewa tanah/alam
i : bunga modal
w :upah TK
p : laba pengusaha/skill
Perhitungganya disebut National Income (NI)
  Metode Pengeluaran
Jumlah pengeluaran secaranasional untuk membeli barang dan jasa yang di dihasilkan dalam satu tahun dengan cara menjumlahkan Pengeluaran RTK,RTP, RTG, RTLN
Formula :
Y = C + I + G + (X – M)
Keterangan :
Y : Pendapatan Nasional (GNP)
C :Pengeluaran RTK/konsumsi
I : Pengeluaran RTP/investasi
G :Gouverment Expenditure
X :Ekspor
M :Import
Perhitungannya disebut Gross National Product (GNP)
Konsep Pendapatan Nasional
1.      Gross Domestic Product (GDP) / Produk Domestik Bruto (PDB)
·Merupakan jumlah barang dan jasa yang dihasilkan unit-unit produksi dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu periode (1 tahun).
  • Termasuk juga hasil produksi dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi diwilayah Negara tersebut.
  • Tidak termasuk hasil produksi warga Negara yang berada di luar negeri.
  • Acuan perhitungan PDB mengacu pada faktor:
    • Income payment to aboard: merupakan semua hasil produksi orang/perusahaan asing didalam negeri yang harus dibayarkan kepada Negara.
    • Income receipt from aboard: merupakan hasil produksi warga Negara yang berada diluar negeri yang diterima oleh pemerintah.
    • Selisih ( income receipt from aboard dikurangi income payment to aboard) tersebut disebut net factor income (n)
    • Rumus GDP = GNP + n
      • PNB adalah Pendapatan Nasional Bruto
      • n adalah Net factor income
2.      Gross National Product (GNP) / Produk Nasional Bruto (PNB)
  • Produk Nasional Bruto (PNB) atau (GNP) meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama satu tahu
  • Termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri,
  • Tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut.
  • Rumus GNP = GDP – n
3.       Net National Product (NNP) / Produk Nasional Netto (PNN)
  • Meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama satu tahun setelah dikurangi dengan penyusutan (depresiasi)
  • Termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri,
  • Tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut.
  • Rumus NNP = GNP – Penyusutan
4.      Net National Income (NNI) / Pendapatan Nasional Neto
  • Adalah  pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi setelah dikurangi pajak tidak langsung.
  • Yang dimaksud pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan, pajak import, pajak hadiah, cukai.
  • Rumus NNI = NNP – Pajak tidak Langsung
5.      Personal Income (PI) / Pendapatan Perseorangan (PP)
  • Jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat, termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan kegiatan apapun. Termasuk juga menghitung pembayaran transfer (transfer payment).
  • Transfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa proses produksi tahun ini, melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu.
  • Contoh transver payment: pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial bagi para pengangguran, bekas pejuang, bunga utang pemerintah.
  • Rumus PI = (NNI + Transver Payment) – ( pajak perusahaan + laba ditahan + Iuran Jaminan Sosial)
Keterangan:
  • Pajak Perusahaan: pajak yang harus dibayar tiap badan kepada pemerintah
  • Laba ditahan: laba yang tidak dibagikan karna keperluan perluasan perusahaan
  • Iuran jaminan sosial: iuran yang dikumpulkan oleh tenaga kerja dari tiap perusahaan untuk keperluan di masa pensiun.
6.      Disposible Income (DI) / Pendapatan Disposibel (PD)
  • pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi.
  • Pendapatan yang mutlak penerima atau siap dibelanjakan dengan bebas setelah dikurangi pajak langsung.
  • Pajak langsung (direct tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain, artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak, contohnya pajak pendapatan.
  • Rumus DI = PI – Pajak Langsung

Besarnya Pendapatan Nasional (Y) Dipengaruhi Oleh :
  1. Sumber daya produksi
  2. Penggunaan teknologi
  3. Permodalan
  4. Stabilitas nasional
  5. Kebijakan pemerintah (fiscal policy & monetary policy)
Kebijakan fiskal merujuk pada kebijakan yang dibuat pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatu negara melalui pengeluaran dan pendapatan (berupa pajak) pemerintah.
Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera.

Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi (C)
Faktor intern
  1. Komposisi rumah tangga
  2. MPC (marginal propensity to consume)
  3. Selera (taste)
  4. Kebiasaan keluarga
  5. Besarnya pendapatan
Faktor ekstern
  1. Lingkungan tempat tinggal
  2. Kebijakan pemerintah
  3. Harga-harga barang
  4. Budaya masyarakat
  5. Kemajuan IPTEK
  6. Pajak

Faktor-faktor yang mempengaruhi tabungan (S) dan investasi (I)
Tabungan
  1. Pendapatan yang diterima
  2. MPS (marginal propensity to saving)
  3. Tingkat suku bunga
Faktor ekstern
  1. Tingkat suku bunga
  2. Permintaan efektif (yg didukung daya beli)
  3. MEC (marginal efficiency of capital) kemampuan modal untuk menghasilakn

Tidak ada komentar:

Posting Komentar